Generasi Harapan

Keluh kesah tanpa peluh banyak tampak dalam kehidupan. Hal ini menandakan ada orang yang hanya ingin hasil tanpa mau berproses. Mau sukses tapi dengan tanpa usaha. Sungguh suatu kemustahilan yang nyata. Kebanyakan dari kita pun demikian, mungkin termasuk diriku. Belakangan ini banyak istilah baru yang muncul, seperti generasi instan. Sedemikiankah manusia-manusia baru yang muncul di muka bumi? Bukankah seharusnya kita berjalan maju bukan melangkah mundur? Aku tak mengerti. Begitukah generasi ini? Seperti itukah diri ini? Aku ingin lebih baik. Jika tidak ada perbaikan dari sekarang, kapan lagi? Jika tidak aku yang memperbaiki, siapa lagi? Namun, apakah aku harus sendiri? Aku juga ingin kamu dan semua orang peduli hal ini. Dan kita dapat memperbaikinya. Bukankah lebih ringan bila kita melakukannya bersama? Mari mulai sejak detik ini. To be better.

About Ikhwan Al Amin

"I am a mathematician, but very interested to writing on media especially about politics and world of education characters. Loved sastra. Studied in Bogor Agricultural University, Indonesia."
This entry was posted in Curhat and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Generasi Harapan

  1. cecep says:

    Nice Share mas bro,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s