Komunitas Menulis

Hari ini langit begitu bersahabat, hujan yang seringkali hadir tanpa undangan kini tak ikut menemaniku. Pukul sembilan entah lebih beberapa menit acara inti dimulai. Aku ditemani oleh kawan-kawan dari sebuah komunitas menulis, Forum Lingkar Pena (FLP) Bogor. Pembicara pertama mulai menyampaikan gagasan tentang terapi menulis. Suatu hal yang belum pernah aku dengar. Dengan menulis, kita akan mengalami terapi penyembuhan. “Hal ini sudah dibuktian secara ilmiah”, papar pemateri pertama kami. Salah satu contoh adalah Presiden kita di masa lalu, Prof. B. J. Habibie, yang telah membuktikan khasiat menulis.

Photo0619Oh ya, hampir aku lupa menyampaikan kalau materi pertama disampaikan oleh Bang Jonru. Beliau adalah founder PenulisLepas[dot]com dan BelajarMenulis[dot]com, mentor Sekolah-Menulis Online, juga pemilik DapurBuku[dot]com. Beliau mempromosikan buku berjudul “Sembuh dan Sukses dengan Terapi Menulis” yang ditulis bersama rekannya, Epri Tsaqib, dan juga penulis lainnya.

Photo0618By the way, pemateri kedua kami adalah Bang Epri Tsaqib, founder Komunitas Puisi FLP dan penulis buku Ruang Lengang. Beliau menekankan akan pentingnya sebuah tujuan ketika ingin memulai menulis. Semakin spesifik dan jelas, semakin bagus sebuah tujuan. Tak lupa harus memiliki jangkauan jangka panjang.

Ingin ku sampaikan kalau penulis itu pasti lebih banyak membaca dibanding pembaca biasa. Tak mungkin ia bisa menulis jika tak pernah membaca bukan?

Dua kalimat yang sangat mengena pada hari ini,

“Sambil menyelam, cari berlian di dasar lautan.”
“Ingat, barang tambang tidak akan bisa didapat tanpa digali.”

Kita ikut sebuah komunitas untuk dapat terpacu dalam menghasilkan karya, demikian juga diriku. Komunitas adalah sebuah wadah, bukan cetakan. Berkaryalah dengan gayamu sendiri. Ambil hikmah yang berharga dari pembelajaran yang kau dapatkan dari komunitas yang baik itu. Karena ini adalah komunitas menulis, maka mari menulis…šŸ™‚

About Ikhwan Al Amin

"I am a mathematician, but very interested to writing on media especially about politics and world of education characters. Loved sastra. Studied in Bogor Agricultural University, Indonesia."
This entry was posted in Curhat and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s