Menunggu

Long time. Dan aku harus bersabar.  Setiap detik kurasakan sebuah ketidakpastian. Namun, tak pernah ada keraguan akan waktu itu. Ya, waktu itu akan datang. Dia yang menjamin akan menjaga hadirnya kebaikan.

Detak jarum menandakan waktu terus berputar, ntah langkah kaki terpacu atau mungkin terhenti. Menunggu waktu itu tiba. Lagi dan lagi ku harus bersabar dalam sebuah penantian. Mungkin sebuah penantian panjang. Ibarat kepompong, harus ku lalui masa ini. Menjaga diri untuk dapat sampai pada waktu itu. Dan akan kutemukan masa seindah kupu-kupu kelak.

About Ikhwan Al Amin

"I am a mathematician, but very interested to writing on media especially about politics and world of education characters. Loved sastra. Studied in Bogor Agricultural University, Indonesia."
This entry was posted in Sastra and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s