The Special One

Boneka Beruang

Aban Bear

Momen-momen yang tak mungkin bisa ku cari dan ku dapatkan seorang diri. Hari yang akan selalu ku kenang, kini dan untuk selamanya. Dji Sam Soe Day, begitu diriku menyebutnya. Bukan hari kretek sebagaimana dalam pandangan orang, tetapi ia adalah hari pada tanggal 2, 3, dan 4 lalu yang bersejarah bagi hidupku.

Kamu, dirimu lah yang menyebabkan semua ini. Tanpamu, tak ada hari-hari itu. Waktu yang sangat indah dan akan selalu ku kenang. Kamu harus bertanggung jawab. Semua itu selalu merasuki pikiranku. Namun aneh, senantiasa menenangkan hatiku.

Hey kamu yang di sana, tak tahukah betapa bahagianya diriku. Tidak ada yang bisa menggambarkan keadaan ini. Mungkin tak akan lupa, dan tak akan pernah terlupa. Apa yang kamu berikan mungkin bukan lah sebuah benda, bukan juga sebuah barang yang dapat terlihat, namun ia dapat terasa hingga ke sini. Ke dalam dada ini.

Kamu bilang kalau aku temanmu. Kamu juga pernah bilang jika aku sahabat setiamu. Aku sangat senang kau mempercayaiku. Aku pun akan selalu mendengarkan kata-katamu. Melaksanakan setiap nasihat. Kamu ingin aku bisa memberi manfaat lebih banyak, dan tentu lebih baik pada setiap orang. Kamu itu ya, benar-benar orang yang tidak akan pernah bisa ku lupakan.

Aban Bear. Kamu tahu kan kenapa dia bisa ada. Ya, karena dirimu. Dia hadir di momen-momen itu. Hanya itu yang bisa ku berikan. Mungkin tak sesuai harapanmu. Apa yang telah kamu berikan lebih baik dan lebih indah hingga tak bisa ku lupakan. Aku harap kamu mau menerima hadiah kecil dariku itu.

Setiap kata, rasa, dan segala yang telah kamu berikan selalu berbekas, berbeda denganku. Penuh hikmah. Memunculkan perasaan amanah akan beban berat yang sedang ku pikul. Tapi kamu juga yang meringankannya. Sungguh aneh, namun ku sangat berterimakasih. Lagi lagi kamu. Dan mungkin hanya kamu. Tak ada yang bisa menyamaimu. Only you, the special one for me.

About Ikhwan Al Amin

"I am a mathematician, but very interested to writing on media especially about politics and world of education characters. Loved sastra. Studied in Bogor Agricultural University, Indonesia."
This entry was posted in Curhat and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s