Tetesan Keridhaan

Sebuah tetesan
Mengalir bagai pancaran mata air
Menemani suasana hati penuh rasa
Tuk tentramkan hati di jiwa

Mengalir penuh amarah
Ketika hati dipenuhi emosi tinggi
Tak tentu arah

Mengalir dengan ramah
Ketika hati penuh sakinah
Menyejukkan alam jiwa

Dari tempat yang tinggi
Menuju kedudukan yang lebih rendah
Kala tiap titiknya menumpahkan harapan

Sadarkah engkau saudaraku
Dua tetesan yang terabadikan
Teramat mudah untuk didapatkan
Namun terlalu tinggi dan bernilai dihadapan-Nya

Tetesan darah para mujahid di medan jihad
Dan tetesan air mata orang yang takut pada Rabbul Izzati
Apakah kau telah mendapatkan salahsatunya?
Bersama dakwah kita mencoba
Tuk beri yang terbaik
Demi memperoleh tetesan keridhaan-Nya

Dimuat di Dakwatuna

About Ikhwan Al Amin

"I am a mathematician, but very interested to writing on media especially about politics and world of education characters. Loved sastra. Studied in Bogor Agricultural University, Indonesia."
This entry was posted in Sastra and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Tetesan Keridhaan

  1. Pingback: Tetesan Keridhaan | Bank Sastra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s