Aku Merindukanmu

Rindu itu kini menghantam dada
Membisikkan rayuan untuk bertemu
Ku termanggu mengingat kisah kita dahulu
Kau dan aku dalam sejarah masa lalu

Semangatmu tak pernah padam
Jiwamu selalu merdeka
Kini dan nanti tak kan terlupakan
Pengorbanan atas apa yang kau berikan

Penerang jiwa
Begitu makna dari namamu
Tidak menyesal aku mengenalmu
Kehadiranmu membuka mata hatiku

Di manakah kau berada?
Aku sungguh tak tahu keadaanmu
Mengapa kau menghilang enam tahun lalu?
Aku merindukanmu

Aku rindu setiap kata yang mengalir dari lisanmu
Aku rindu makan di pematang itu bersamamu
Aku rindu menggembala kambing-kambing ini lagi
Aku merindukanmu, sahabatku

About Ikhwan Al Amin

"I am a mathematician, but very interested to writing on media especially about politics and world of education characters. Loved sastra. Studied in Bogor Agricultural University, Indonesia."
This entry was posted in Sastra and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Aku Merindukanmu

  1. Pingback: Aku Merindukanmu | Bank Sastra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s