Transformasi Diri

Kritik pedas sudah seringkali terlontar pada diri ini, namun masih saja keras kepala. Nasihat yang banyak sudah diterima berkali-kali untuk senantiasa memperbaiki diri, siapa yang tahu diri ini sampai sekarang belum terlihat perkembangannya dengan jelas. Sadarlah wahai diri, sadarlah!

Selagi ada waktu, begitu kata salah seorang sahabatku. Jika waktu ini sudah berlalu dan kau tak melakukan perubahan apapun maka bersiaplah menghadapi penyesalan. Ketika tiba waktunya kau akan tahu betapa baiknya dirimu dan betapa buruknya dirimu. Namun semoga kebaikan kita selalu lebih banyak sehingga dapat membayar keburukan yang kita lakukan.

Transformasi diri menjadi kunci keberhasilan. Dengan transformasi diri kita dapat merubah kegagalan menjadi kesuksesan, penyesalan menjadi harapan, dan kesalahan menjadi kebaikan yang tak ternilai harganya. Ayo diri, bertransformasilah menjadi lebih baik!

Sadarlah wahai diri. Tak ada waktu untuk menunggu. Sebelum penyesalan itu datang. Bersegeralah menuju ampunan Tuhan mu. Tujulah Surga yang abadi.

Bertransformasilah!

About Ikhwan Al Amin

"I am a mathematician, but very interested to writing on media especially about politics and world of education characters. Loved sastra. Studied in Bogor Agricultural University, Indonesia."
This entry was posted in Obrolan Hati and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s