Diriku Sekarang

Alhamdulillah setelah beberapa bulan ku mengajar di Bimbingan Belajar FRIEND, kali ini diberi kesempatan untuk mengajar di Bimbingan Belajar PRIMAGAMA. Kalau biasanya hanya mengajar anak-anak SD kelas 3 sampai 6, sekarang aku juga harus mengajar adik-adik SMP dan SMA.

Tak terasa sudah lama aku bergerak di dunia pendidikan sampai detik ini. Banyak hal yang sudah didapat, namun lebih banyak lagi hal yang belum didapat. Selalu teringat akan impianku. Menjadi seorang pengdidik di Universitas. Dosen. Ya Allah kabulkanlah. Amiin.

Kadang ku merasa tak pantas, tapi itulah yang harus kulakukan. IPKku tak sampai 3.50. Sungguh menyedihkan. Selalu terngiang kata-kata Bang Arif Munandar. Mahasiswa dengan IPK di bawah 3.50 adalah mahasiswa BANGSAT. Dia tidak serius belajar. Apa dia hanya bermain-main?? Mana semangat mahasiswa zaman sekarang untuk kemajuan pendidikan??

Mari kita merenung sejenak kawan. Tancapkan dalam hati bahwa kita adalah mahasiswa sejati. Bergeraklah sebelum terlambat. Melajulah sebelum kau kehilangan kesempatan. Ukirlah prestasi. Kapasitasmu adalah sebagai seorang pelajar. Mahasiswa.

Dan kini aku pun menyandang gelar kedua. Pendidik. Ayo kita semangat. Tak ada kata terlambat. Janganlah menyerah. Serve the best.

About Ikhwan Al Amin

"I am a mathematician, but very interested to writing on media especially about politics and world of education characters. Loved sastra. Studied in Bogor Agricultural University, Indonesia."
This entry was posted in Curhat and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s