Diam

“Diam adalah salah satu bentuk bicara :)”

Posted in Curhat | Tagged | Leave a comment

Pilihan

Jika harus memilih antara hidup dan mati, aku akan memilih kebaikan yang ada padanya.

‘Ya Allah, hidupkanlah aku bila kehidupan itu adalah kebaikan bagiku dan wafatkanlah aku bila kematian itu adalah kebaikan bagiku’. (Muttafaqun ‘alaih)

Posted in Umum | Tagged , , | Leave a comment

Tumpul

“Pisau yang tidak pernah diasah akan menjadi tumpul”

Sudah hampir dua pekan ini saya disibukkan dengan penelitian. Tugas akhir. Tak ada buku yang saya baca selain jurnal, artikel, dan buku-buku ilmiah. Penat rasanya. Maklum harus banyak studi literatur. Sesekali refreshing saya hanya membaca berita-berita di dunia maya sembari mencari bahan materi penelitian.

Semua ada ujiannya, ada tahapan yang harus dilalui sebelum naik kelas. Ini fitrah. Entah bagaimana cara menghibur diri. Sesekali saya menonton televisi, bergulat dengan proposal dan bernegosiasi dengan orang lain untuk keperluan organisasi. Hanya itu. Dan selalu berputar-putar di situ.

Oh ya, hampir lupa. Kali ini saya memiliki murid. Adik-adik di pondok. Meskipun masih ada beberapa pekerjaan rumah di sana. Namun, rasanya senang dapat mengajar, berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan mereka. Tak jarang saya pun ‘curhat’ pada mereka.

Semua yang saya jalani akhir-akhir ini membuat pikiran saya sedikit tumpul. Tidak terasah. Sudah mulai jarang baca buku selain buku-buku ilmiah, menelaah dan menganalisa teori, definisi, teorema atau apalah namanya. Sulit mencari inspirasi. Ingin rasanya berteriak dan menghilang dari rutinitas harian yang cukup padat ini.

Alam. Ya, selalu ada inspirasi dari alam, kata seorang teman. Semoga saja begitu. Ingin rehat sejenak. Ada yang mau menghibur dan menemani? Mengasah pisau kembali di ruang terbuka. Membaca buku-buku fiksi yang membawa fantasi. Mengkhayal jauh di atas awan.

Rehat, itu yang harus kita lakukan saat merasa tumpul. Cari pengasah lagi. Asah ulang. Kembali berusaha menajamkan pikiran.

Posted in Curhat | Tagged | Leave a comment

Travelling to Singapore: Service is Number One (1)

Changi Airport

Siapa yang tidak tahu bandara internasional yang satu ini? Bandara yang mendapat predikat terbaik di dunia versi majalah Business Traveller (UK) selama 26 tahun berturut-turut dan juga baru saja dinobatkan oleh Skytrax World Airport Award tahun 2013 sebagai bandara nomor 1 di dunia ini menyediakan pelayanan yang super sekali.

Bandara ini memiliki taman-taman bertema, indah dipandang. Salah satunya adalah Taman Kupu-kupu di Terminal 3. Dengan koleksi lebih dari 1000 kupu-kupu. Coba bayangkan? Memasuki ruangan ini tidak boleh berisik. Kita bisa membaca dan menyaksikan langsung kupu-kupu yang beterbangan. Selain itu juga ada kolam koi di area taman ini. Jadi berasa sedang tidak di bandara.

Ini ada foto kupu-kupu cantik..

tumblr_ma6u5nmPVr1qlass6o4_1280

Oh ya, di terminal ini juga ada The Slide, kaya semacam perosotan setinggi 12 meter. Tapi saya kurang tahu apakah bayar atau gratis kalau mau ikut perosotan di situ. Lihat nih..

Kalau tadi jalan-jalan dulu ke terminal 3, sekarang ke terminal 2. Karena saya naik pesawat Tiger Air, jadi saya keluar dan masuk ke bandara melalui terminal 2. Nah, di terminal 2 ada orchid garden dan kolam koi. Ini gambarnya..

orchid_garden_610x458

Di area ini juga terdapat 2 taman lainnya yaitu Taman Bunga Matahari dan Taman Ajaib. Tapi yang saya suka dari terminal ini adalah ada Dek Hiburan alias Game Station. Suka banget deh sama tempat yang satu ini :D

Kalau di terminal 1, ada Taman Kaktus, Taman Lily Pad, dan Taman Pohon Struktural. Ada juga yang namanya Pohon Sosial. Keren banget. Ini gambarnya..

IMG_6976

Sebenarnya di terminal ini ada juga kolam renang di atap, tapi berbayar. Akhirnya ga jadi renang deh..

Eits, belum selesai cerita tentang Changi Airport. Di tempat ini banyak menyediakan pelayanan yang bersifat ‘gretongan’ selain hal yang sudah saya sampaikan di atas. Diantaranya ada tempat tidur untuk istirahat gratis (bukan kasur ya), ada kursi pijit gratis, komputer untuk ngenet gratis (internet corner), colokan listrik di mana-mana, juga ada eskalator datar bagi kamu yang ga mau capek jalan keliling bandara. Oh ya, di hampir setiap tempat di Singapura kamu bakal selalu nemu kran air. Itu kran air minum ya, bukan buat cuci tangan. Ada tulisannya di situ soalnya. Dan inilah foto-foto di sana..

IMG_6984IMG_6978IMG_6989IMG_6979

Sepertinya memang tidak salah jika bandara ini menjadi bandara nomor 1 di dunia. Perlu diketahui juga bahwa bandara ini nomor 6 terpadat di dunia dengan 6700 penerbangan setiap minggu atau satu penerbangan setiap 100 detik. Itulah kenapa ketika kamu ke sini kamu boleh bilang ‘WOW’, hehe.

Posted in Perjalanan | Tagged , , , | 5 Comments

Travelling to Singapore: Negeri 1001 Larangan

4789143-Fine_anyohne_SingaporeNegeri Seribu Satu Larangan, begitulah julukan yang diberikan oleh kebanyakan orang ketika mendengar nama negara Singapura. Tak salah memang, di setiap tempat umum dan kawasan wisata terpampang jelas segala yang dilarang. Larangan yang terkenal ada empat, sebagaimana yang tampak pada gambar di samping. Namun, selain keempat itu masih banyak lagi larangan-larangan yang akan kita temukan di negeri ini, misalnya saja tidak boleh meludah dan membuang permen karet sembarangan. Dendanya pun sangat mahal. Jangan coba-coba melanggar, karena di tempat-tempat tertentu sudah ada aparat keamanan yang tidak terduga. Jangan dikira petugas di sana pakai seragam polisi, nyatanya kebanyakan berpakaian seperti kita – orang biasa. Selain itu CCTV dipasang di mana-mana. Jadi ketika sudah ada niat untuk pergi ke sini, pastikan sudah mempelajari aturan yang ada di tempat ini.

Setiap pengunjung atau turis asal Indonesia selalu tertarik untuk dapat berfoto di manapun ketika berada di Negara ini, namun perlu diingat, ternyata tidak semua tempat diperbolehkan mengambil gambar. Sebaiknya lihat kanan-kiri terlebih dahulu, lihat aturan yang terpampang di tempat kita berpijak.

Tertib aturan adalah sebuah kebiasaan baik yang ada di sana. Tidak bisa kita sembarangan melakukan segala hal yang kita inginkan. Semua harus tertib. Antrian adalah salah satu budaya yang ada di sana. Demikian juga dengan tepat waktu. Sebuah hal yang tidak dapat ditawar. Sebab itu jangan heran jika orang-orang di Singapura terbiasa berjalan cepat meskipun sudah ada di eskalator. Berbeda dengan di Indonesia yang pada umumnya berjalan santai seperti puteri keraton.

Satu hal lagi, saya merasa sangat aman di sana. Banyak orang yang memarkirkan motor dan sepeda di dekat pasar, pusat perbelanjaan dan toko-toko. Namun belum pernah saya dapat kabar ada pencurian misalnya. Bahkan ketika ada yang membawa barang banyak, sengaja ia menaruh barangnya di tempat duduk umum terlebih dahulu untuk kemudian diambil kembali. Dan barang itu tidak hilang! Jadi iri sama negeri ini. Sepertinya Indonesia tidak butuh perlakuan secara halus, perlu ada ketegasan seperti negara Singapura ini. Lihat saja papan-papan pengumuman mengenai larangan di negeri yang satu ini. Aturannya sangat wow sekali. Seharusnya Indonesia dapat mengambil pelajaran.

Posted in Perjalanan | Tagged , , | Leave a comment